News Sukamara – Dislutkan Kalteng BPJS menunjukkan komitmen kuat dalam melindungi nelayan melalui perluasan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah aktif mendorong program perlindungan kerja agar nelayan memperoleh rasa aman saat melaut dan menjalankan aktivitas penangkapan ikan.

Dislutkan Kalimantan Tengah menilai nelayan sebagai kelompok pekerja rentan yang menghadapi risiko tinggi. Cuaca ekstrem, kecelakaan kerja, dan ketidakpastian hasil tangkapan sering mengancam keselamatan dan pendapatan nelayan. Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, nelayan dapat mengakses perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Baca Juga : KASONGAN MEMBARA, Si Jago Merah Meluluhlantakan Rumah dan Kios di Pasar
Selain sosialisasi, Dislutkan Kalteng juga memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota. Kolaborasi ini mempercepat pendataan nelayan aktif sehingga program jaminan sosial tepat sasaran. Pemerintah daerah mendorong penggunaan data terintegrasi agar nelayan yang berhak menerima perlindungan tidak terlewat.
Perluasan jaminan sosial BPJS sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan nelayan secara berkelanjutan. Perlindungan kerja memberi ketenangan bagi nelayan dan keluarga sehingga mereka dapat fokus meningkatkan produktivitas. Program ini juga mendukung stabilitas ekonomi masyarakat pesisir yang bergantung pada sektor perikanan.
Dislutkan Kalteng menegaskan komitmen untuk terus memperluas cakupan kepesertaan BPJS bagi nelayan. Pemerintah daerah berharap semakin banyak nelayan merasakan manfaat perlindungan sosial. Dengan dukungan lintas sektor, jaminan sosial BPJS diharapkan mampu menjadi fondasi kuat bagi kesejahteraan dan keselamatan nelayan Kalimantan Tengah.











