News Sukamara — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Sukamara terus berupaya meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan petugas melalui pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipasi menghadapi situasi darurat yang mungkin terjadi di dalam lingkungan lapas.

Pentingnya Pelatihan BHD untuk Petugas Pemasyarakatan
Kepala Lapas Sukamara menyampaikan bahwa pelatihan BHD sangat penting bagi petugas pemasyarakatan, karena mereka tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga dituntut memiliki kemampuan pertolongan pertama untuk menyelamatkan nyawa.
Baca Juga : Dua Warga Binaan Lapas Sukamara Bebas Murni, Diingatkan untuk Hidup Lebih Baik
Dalam pelatihan tersebut, para petugas mendapatkan materi teori sekaligus praktik, mulai dari teknik resusitasi jantung paru (RJP), cara menangani korban tidak sadar, hingga penggunaan alat sederhana dalam kondisi darurat. Instruktur menekankan pentingnya kecepatan dan ketepatan tindakan agar korban memiliki peluang selamat lebih besar sebelum mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Materi: Dari Teori Hingga Praktik Lapangan
“Petugas harus selalu siap menghadapi berbagai kondisi, termasuk kedaruratan medis. Dengan pelatihan ini, kami harap kemampuan mereka semakin terasah,” ujar salah satu instruktur.
Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari peserta. Mereka menilai pelatihan seperti ini memberikan bekal berharga untuk menunjang tugas sehari-hari, mengingat dinamika di dalam lapas yang bisa memunculkan berbagai risiko, mulai dari kecelakaan, sakit mendadak, hingga kejadian tidak terduga lainnya.
Komitmen Lapas Sukamara
Selain meningkatkan keterampilan individu, pelatihan ini sekaligus memperkuat kerja sama tim di antara petugas. Dengan koordinasi yang baik, setiap tindakan darurat dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan sesuai prosedur.
Melalui kegiatan ini, Lapas Sukamara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan, sejalan dengan visi Pemasyarakatan yang mengutamakan aspek kemanusiaan.









