, ,

Ratusan Nelayan Pesisir Sukamara Dapat Subsidi BBM dari Pemerintah Daerah

by -4582 Views
cek disini

News Sukamara — Pemerintah Kabupaten Sukamara kembali menyalurkan subsidi bahan bakar minyak (BBM) kepada ratusan nelayan pesisir guna membantu menekan biaya operasional melaut di tengah fluktuasi harga solar dan kenaikan biaya logistik. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian daerah terhadap keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir.

Bupati Sukamara Akomodir Keluhan Nelayan Dapatkan BBM Bersubsidi - Berita  Sampit
Ratusan Nelayan Pesisir Sukamara Dapat Subsidi BBM dari Pemerintah Daerah

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sukamara Rusli Moidady, ST., MT., AIFO, di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sukamara. Dalam sambutannya, Rusli menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi sektor kelautan dan perikanan.

Baca Juga : Ternyata Pembunuh Dosen Cantik Ini Adalah Polisi Berpangkat Bripda

“Nelayan adalah tulang punggung ekonomi daerah pesisir. Subsidi BBM ini kami harapkan bisa meringankan beban mereka dan meningkatkan hasil tangkapan,” ujar Rusli.


Kurangi Beban Biaya Operasional Nelayan

Program subsidi BBM tersebut menargetkan lebih dari 300 nelayan tradisional di wilayah pesisir Sukamara, terutama yang mengandalkan perahu bermesin kecil untuk aktivitas melaut. Melalui bantuan ini, nelayan mendapatkan potongan harga solar bersubsidi sebesar Rp1.500 hingga Rp2.000 per liter, sesuai kebutuhan dan kapasitas perahu.

Kepala Dinas Perikanan Sukamara, H. Sutrisno, menjelaskan bahwa subsidi disalurkan secara langsung melalui koperasi nelayan dan lembaga distribusi resmi untuk menghindari penyalahgunaan. “Kami ingin bantuan ini tepat sasaran, hanya untuk nelayan aktif yang terdaftar dan benar-benar melakukan aktivitas penangkapan ikan,” jelasnya.


Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Daerah

Selain membantu nelayan, program subsidi BBM juga diharapkan dapat menjaga pasokan ikan di pasar lokal. Menurut data Dinas Perikanan, Sukamara menjadi salah satu sentra hasil laut di Kalimantan Tengah dengan potensi produksi ikan mencapai ribuan ton per tahun.

Dengan adanya subsidi, diharapkan biaya tangkap menurun, sehingga harga ikan di tingkat konsumen tetap stabil. “Kalau biaya operasional nelayan turun, harga jual ikan bisa lebih terjangkau dan rantai pasok tetap terjaga,” kata Sutrisno.

Pemerintah daerah juga berencana memperluas program ini dengan menambah bantuan peralatan tangkap, jaring, dan fasilitas pendingin hasil laut (cold storage) agar nelayan bisa lebih efisien dan hasil tangkapan tidak cepat rusak.


Nelayan Sambut Baik Bantuan Pemerintah

Salah satu penerima bantuan, Rafiuddin (45), nelayan asal Desa Sungai Raja, mengaku sangat terbantu dengan program subsidi ini. “Biasanya kami keluarkan hampir Rp300 ribu sekali melaut hanya untuk solar. Dengan subsidi ini, beban kami jauh berkurang,” ujarnya penuh syukur.

Ia berharap bantuan serupa bisa diberikan secara berkelanjutan agar nelayan kecil tetap bisa bertahan di tengah cuaca ekstrem dan ketidakpastian hasil tangkapan.


Pemerintah Daerah Komitmen Lanjutkan Program

Bupati Rusli menegaskan bahwa subsidi BBM nelayan akan terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kondisi lapangan. Ia juga mengimbau masyarakat agar menggunakan bantuan secara bijak dan menjaga kelestarian laut.

“Kami ingin kesejahteraan nelayan meningkat tanpa mengorbankan ekosistem laut. Pembangunan ekonomi harus sejalan dengan keberlanjutan lingkungan,” tegas Rusli.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.